RANCANGAN PERKULIHAN

PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN

UMB002

 


Mata Kuliah Pendidikan Agama Kristen, adalah bagian dan kesempatan untuk mendidik mahasiswa agar beriman & bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,  serta dapat menghayati imannya dalam konteks kehidupan bergereja, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam kaitan dengan hal tersebut, maka materi perkuliahan Pendidikan Agama Kristen yang diberikan  berkisar tentang: Realitas Kemajemukan (Pluralitas) Agama, Dasar-dasar Agama Kristen, Implementasi iman Kristen,  dan Dialog Antarumat Beragama dalam masyarakat majemuk di Indonesia.

 

Tujuan:

Setelah mengikuti Mata Kuliah ini, mahasiswa diharapkan:

1.   Mampu  memahami konteks pluralitas agama di Indonesia

2.   Memahami  dan  menghayati  dasar-dasar   iman  Kristen,  serta implementasinya dalam  kehidupan bergereja, dan bermasyarakat.

3.   Memiliki pemahaman tentang pentingnya dialog antar umat beragama dalam masyarakat majemuk,  Indonesia.

 

Perkuliahan:

Dilaksanakan dalam 14 pertemuan tatap muka, dan bobot 2 sks dengan rincian sebagai berikut:

Pertemuan ke-1              : Introduksi  & Sekilas Konteks Indonesia

Pertemuan ke-2              : 1. Pluralitas   Agama  di  Indonesia

Pertemuan ke-3              : 2. Titik-titik Temu Agama-agama

Pertemuan ke-4              : 3. Alkitab dan  Cara  menafsirkan

Pertemuan ke-5              : 4. (Elearning) Keselamatan (18 Oktober di Surabaya)

Pertemuan ke-6              : 5. Makna  Ibadat  

Pertemuan ke-7              : 6. Spiritualitas Kristen

Pertemuan ke-8              : 7. Kepemimpinan Kristen

Pertemuan ke-9              : 8. Pengembangan  Diri  

Pertemuan ke-10            : 9. Moralitas :  Kejujuran

Pertemuan ke-11            : 10. Hakikat Gereja Yang Bersahabat Misi (Tugas Panggilan) Gereja

Pertemuan ke 12             : 11. Misi Gereja yang Luas

Pertemuan ke-13            : 12. Dialog Agama  

Pertemuan ke-14            : (13. Toleransi)  dan  Review

 

Penilaian:

Terdapat empat  komponen dalam penilaian:

1.       Kehadiran                                       :  10% 

2.       Tugas                                                :  20 %

3.       UTS                                                    :  30 %

4.       UAS                                                    :  40 %

 

 

Media dan Sumber:

 

Media  : LCD,  Laptop.

Referensi (sumber bacaan):

1.   Alkitab, LAI, Jakarta.

2.   A. Yewangoe, (2002), Iman, Agama dan Masyarakat, dalam Negara Pancasila, BPK, Gunung

Mulia, Jakarta.

3.   Brotosudarmo, (2008), Pendidikan Agama Kristen untuk Perguruan Tinggi, Andi, Yogjakarta.

4.   Elga Sarapung (ed), Pluralisme, Konflik, dan Pendidikan Agama di Indonesia, Institut 

      Dian/Interfidei, Yogyakarta, cet. II/2005

5.  Gerrit Singgih,  (2004), Mengantisipasi Masa Depan: Berteologi dalam Konteks Awal

      Melenium III, BPK, Gunung  Mulia, Jakarta.

6.   Internet: website/artikel,dll.

          7.  Tim Balitbang PGI (2003). Meretas jalan Teologi Agama-agama di Indonesia,  BPK Gunung

Mulia  Jakarta.

8. Widi Artanto, Menjadi Gereja Misioner Dalam Konteks Indonesia (1997), Kanisius Yogya dan

     BPK GM Jakarta, edisi revisi (2008), Taman Pustaka Kristen, Yogyakarta.  

9. Widi Artanto, Gereja dan Misi-Nya (2015), Taman Pustaka Kristen, Yogjakarta.

       10.  Widi Artanto, Indahnya Pluralitas (2016), Grafika Kreasindo Jakarta

 

 

 

 

 

Yogyakarta, 17  September 2018

Dosen Pengasuh

 

 

 

Widi Artanto, M.Th